cukup?

Cukup! Barangkali kata ini bisa menjadi pembeda antara manusia duniawi dengan manusia rohani milik Tuhan.

Manusia duniawi memang sulit kalaupun bisa berkata cukup. Berapapun harta mereka kumpulkan tidak pernah ada kata cukup. Dan dengan membuat alasan motivasi mereka terus mengejar kepuasan duniawi.

Manusia rohani melihat investasi yang jaauuuh, investasi jangka panjang, bahkan investasi yang kekal, harta sorgawi. Kami yang sudah dilahirbarukan dan mendapat pencerahan dari Roh Kudus, sangat mengerti bahwa di dunia ini kami hanya perantau yang numpang lewat saja. Bahwa kewargaan kami adalah di sorga kekal. Karna itulah harta duniawi tidak terlalu berharga dibandingkan harta sorgawi yang pasti dan kekal.

Karna itu Musa memilih melepas posisi anak firaun pewaris kerajaan duniawi yang waktu itu menguasai setengah bumi, dan memilih menjadi buronan firaun untuk menjadi pewaris sorga kekal.

Karna itu pula, Jutaan Kristen sudah diusir keluarga, bahkan menjadi buronan pejihad, diburu paus, kalvin dan zwingli bahkan dibantai dibakar ditenggelamkan, tetapi mereka tetap berdiri teguh karena melihat investasi kekal yang pasti mereka dapatkan, kehidupan kekal bersama Tuhan di sorga.

Ibrani 13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Mat 6:19 “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s