mempelajari buddhisme (6)

Sang Buddha mengilhami pemberontak Mahayana untuk mengangkat Buddha sebagai Tuhan

Satu abad setelah meninggalnya Sang Buddha (kita percaya, sekiranya selama itulah), dewan kedua dibentuk di wilayah Vaisali yang sekarang dikenal sebagai wilayah Basarh di negara bagian Bihar. Dewan ini bertugas mengevaluasi kembali keakuratan penyampaian lisan pada waktu itu dan meredakan pemberontakan dari sejumlah bhikkhu yang menghendaki diperlunaknya aspek tertentu dalam disiplin biara. Upaya peredaman itu gagal dan para pemberontak memisahkan diri dari aliran utama. Para pemberontak menolak sejumlah peraturan disiplin biara dan menafsirkan kembali Sang Buddha sebagai makhluk adikodrati, suatu pernyataan yang dikatakan diilhami secara mistik oleh Sang Buddha sendiri. Perubahan inilah yang akhirnya membentuk aliran Buddha Mahayana.

Halaman 6 buku Seri Siapa Dia: Buddha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s