Papa Mama Kurang Fundamentalis

Barangkali, itu terbersit dalam pikiran anak kami minggu lalu saat adiknya sudah beberapa hari menginap di rumah saudara dan sudah mendekati hari minggu lagi.

Dia menegor ibunya dengan mengatakan “bagaimana kalau adik dibawa ke gereja mereka?”

Puji Tuhan, kami tidak ada yang memarahinya, misalnya mengatakan “kamu tidak pernah kasih makan adikmu…” ataupun memikirkan hadiah-hadiah yang sering dibagikan di gereja mereka atau “barangkali adikmu bisa menyenangkan hati nenekmu dan bisa bawa pulang ‘angpao’ yang banyak”.

Setelah dipikirkan memanglah logis kekhawatiran si kakak yang takut adiknya dibawa kepada berhala-berhala dunia ini. Karena itu kamipun menjadwalkan untuk menjemput si adik, dan walaupun cukup larut malam dan besok pagi-pagi harus bangun untuk kebaktian minggu, kami ngotot juga harus menunggu dan harus bisa membawa pulang si adik agar tidak terbujuk kepada berhala-berhala.

1Kor 12:2. Kamu tahu, bahwa pada waktu kamu masih belum mengenal Allah, kamu tanpa berpikir ditarik kepada berhala-berhala yang bisu.

1Timotius 5
1. Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan tegorlah dia sebagai bapa. Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu,
2. perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian.

Apakah anda masih sujud menghadap yang kotak atau kiblat kepada yang botak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s