Apakah orang masuk neraka hanya karena bukan Kristen?

Benarkah alasan orang masuk neraka adalah hanya karena bukan Kristen?

Kita ambil contoh kudeta (coup d’etat) yang sudah sering dan baru saja terjadi di Turkey.

Dalam kudeta, pemerintahan de facto hasil pemilu berusaha digulingkan paksa oleh pihak musuh (biasanya militer karena mempunyai persenjataan). Dalam hal ini, Ergodan adalah presiden terpilih hasil demokrasi pemilu secara sah. Lalu pihak militer berusaha merebut pemerintahan dengan persenjataan mereka.

Apa yang terjadi? Tentu saja pemerintah yang berkuasa akan menentang segala usaha kudeta dengan menangkap, memenjarakan dan menghukum siapa saja yang terlibat dalam kudeta tersebut. Semua yang terbukti terlibat dalam kudeta sudah pasti layak mendapat hukuman yang adil. Tetapi bukannya menegakkan keadilan, seringkali penguasa melepaskan pelaku dengan alasan politis. Atau hanya menghukum pemimpin kudeta saja.

Kembali kepada topik.
Tuhan Yang Maha Benar hanya memberikan Alkitab saja sebagai satu-satunya Firman Tuhan yang tidak ada kesalahan apapun.

Hanya Tuhan sajalah satu-satunya Pemilik dan Penguasa Sorga.
Jika ingin masuk sorga maka harus ikut cara Tuhan Sang Pemilik Sorga.

Tetapi terjadi banyak kudeta. Manusia memberontak terhadap Sang Penguasa dan tidak mau tunduk kepada Alkitab, satu-satunya Firman Tuhan. Manusia menciptakan agama-agama untuk menyembah kepada yang bukan Tuhan. Sujud kepada benda-benda ciptaan yang kotak maupun yang botak.

Roma 1
23. Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.
25. Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.

Tentu saja ini membangkitkan amarah Sang Penguasa.
Berulang-ulang kali Tuhan menghakimi bumi karena kudeta yang mereka lakukan. Dalam air bah, hanya keluarga Nuh 8 orang yang selamat. Dari Sodom Gomora, hanya Lot selamat dan 2 anaknya gagal menggunakan kesempatan untuk memperbaiki hubungan mereka dengan Tuhan.

Dalam Tsunami 2004 Tuhan menyapu bersih wilayah pagan di Indonesia, Philipina hingga Jepang dan hanya meninggalkan sedikit monumen pagan agar manusia mau sedikit berpikir mengapa Tuhan melakukan semua bencana ini.

Berhentilah dari kudeta melawan Tuhan yang empunya langit dan bumi — tidak seperti peguasa dunia dengan berbagai pertimbangan politik hanya menghukum pemimpin kudeta saja — satu-satunya Pencipta Yang Maha Adil pasti akan menghukum semua dan setiap kesalahan, sekecil apapun.
Selagi hari ini masih ada, bertobatlah dari pemberontakan menentang Sang Hakim yang Maha Adil.

Tuhan Penguasa Yang Maha Kasih sudah memberikan jalan untuk mendamaikan kita para pemberontak dengan Dia, satu-satunya Penguasa Yang Maha Kasih. Yesus Kristus satu-satunya Tuhan Yang Maha Kasih sudah memberikan nyawaNya terhukum karena pemberontakan kita.

Terimalah satu-satunya jalan keselamatan yang Tuhan sediakan.

Ratusan tahun sebelum Tuhan Yesus memberi diriNya dikorbankan menggantikan penghukuman atas manusia, Yesaya telah menuliskan rencana agungNya.

Yesaya 53
1. Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
2. Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
3. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
4. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
5. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

6. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
7. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
8. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.
9. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.
10. Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
11. Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
12. Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s