Dua ratus orang lebih terluka saat 1,5 juta orang Filipina mengarak patung berhala di Manila

MANILA — Over 200 were injured on Monday as an estimated 1.5 million Filipinos sought to press up against a centuries-old statue of Christ that was marched through the streets of Manila as part of an annual Roman Catholic celebration called the Feast of the Black Nazarene. As previously reported, Catholics in the country, some holding rosaries,… […]

via Over 200 Injured as 1.5 Million Filipinos Throng ‘Healing’ Idol Marched Through Streets — 1 Way 2 Yahweh

Lebih dari 200 orang terluka pada hari senin saat 1,5 juta orang Filipina berusaha mendekati patung berhala yang diarak melalui jalan-jalan di Manila sebagai perayaan tahunan Roma Katolik yang disebut festival Black Nazarene. Banyak umat katolik sambil memegang rosario, spanduk dan/atau kain berusaha menyentuh berhala yang dipercaya dapat menyembuhkan atau memberi keberuntungan.

Soft Separatism: Separasi Loyo.

Alasan lain mengapa saya percaya bahwa rata-rata Gereja Baptis Fundamental akan mengarah ke jalan ‘emerging‘ (red. yaitu gereja liberal yang mengabaikan batas doktrin teologi) dalam kurun 10-20 tahun adalah karena kecenderungan soft separatism (red. separasi loyo yang tidak sanggup bertahan dalam kebenaran).

Soft-separatism adalah separasi yang tidak sanggup melindungi umat Tuhan dari bahaya rohani. Hal ini ditandakan dengan pengakuan separasi tetapi melakukan tindakan yang menyebabkan separasi tidak efektif, misalnya dengan berfokus kepada kebenaran positif dan menghindari negativisme dan kritik, menghindari berurusan dengan hal pribadi dan menolak untuk menjauhkan diri dari orang-orang yang bertentangan jalan untuk membuang ragi kompromi dari kehidupan pribadi, keluarga dan jemaat dan bermain-main dengan bahaya seperti penulis/pengarang buku yang kompromis.

Soft-separatism lebih memperdulikan bahaya ‘fragmentasi’ (terpisah) dan lebih menginginkan persatuan dan kebersamaan dengan saudara-saudara daripada berdiri teguh dalam kebenaran jika itu menyebabkan perpecahan.

Selain itu seringkali orang tidak terlalu mengerti apakah obyek separasi dan sering terkecoh jika kita separasi kita jadi hidup sendiri dan tidak bisa / tidak boleh bergaul dengan orang lain, lalu bagaimana menginjil?

Untuk itu perlu sangat amat mengerti subyek dan obyek separasi.
subyek separasi adalah masing-masing pribadi dan juga secara jemaat.
obyek separasi adalah moral, dosa dan kesesatan doktrin

moral dan dosa: setiap jemaat – baik secara pribadi maupun secara jemaat – harus terpisah dari segala tindakan tidak bermoral dan segala perilaku dosa
doktrin: baik secara pribadi maupun secara jemaat harus terpisah dari kesesatan doktrinal

salah satu penyebab banyak diterapkan soft-separatism adalah kesulitan mengidentifikasi subyek dan obyek separasi.

Sumber:
http://www.wayoflife.org/reports/soft_separatism.html
http://yesustuhan.wordpress.com/tag/separasi

Fakta sejarah Yerusalem: Milik Yahudi ataukah milik Muslim Palestina?

One comparison makes this point most clearly: Jerusalem appears in the Jewish Bible 669 times and Zion (which usually means Jerusalem, sometimes the Land of Israel) 154 times, or 823 times in all. The Christian Bible mentions Jerusalem 154 times and Zion 7 times. In contrast, the columnist Moshe Kohn notes, Jerusalem and Zion appear as frequently in the Qur’an “as they do in the Hindu Bhagavad-Gita, the Taoist Tao-Te Ching, the Buddhist Dhamapada and the Zoroastrian Zend Avesta”—which is to say, not once.

http://www.danielpipes.org/84/the-muslim-claim-to-jerusalem

Satu perbandingan yang paling jelas: Yerusalem tampil dalam Alkitab Yahudi (Perjanjian Lama) sebanyak 669 kali dan kata Zion (biasanya menunjuk kepada Yerusalem, kadang kala kepada tanah Israel) sebanyak 154 kali, atau total semuanya 823 kali. Alkitab Kristen (Perjanjian Baru) menyebut Yerusalem sebanyak 154 kali dan kata Zion sebanyak 7 kali. Sebaliknya, kolumnis Moshe Kohn mencatat, penyebutan kata Yerusalem dan Zion di Quran sama banyaknya dengan kitab Hindu Bhagavad-Gita, kitab Tao-Te-Ching, kitab Buddha Dhamapada dan kitab Zoroastrian Zend Avesta, yaitu tidak ada, sekalipun!

Zakharia 2

8. Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu–sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya–:

9. “Sesungguhnya Aku akan menggerakkan tangan-Ku terhadap mereka, dan mereka akan menjadi jarahan bagi orang-orang yang tadinya takluk kepada mereka. Maka kamu akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku.

10. Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan diam di tengah-tengahmu, demikianlah firman TUHAN;

11. dan banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada TUHAN pada waktu itu dan akan menjadi umat-Ku dan Aku akan diam di tengah-tengahmu.” Maka engkau akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu.

12. Dan TUHAN akan mengambil Yehuda sebagai milik-Nya di tanah yang kudus, dan Ia akan memilih Yerusalem pula.

13. Berdiam dirilah, hai segala makhluk, di hadapan TUHAN, sebab Ia telah bangkit dari tempat kediaman-Nya yang kudus.

Wikileaks: Step-by-step how ISIS incubated

NEW YORK – By piecing together recently revealed WikiLeaks emails with evidence that has emerged over the past several years, it’s become increasingly clear that President Obama and his secretary of state at the time, Hillary Clinton in 2011, armed the Free Syrian Army rebels in an effort to topple the regime of Bashar al-Assad, mirroring a strategy already under way in Libya to help al-Qaida-affiliated militia overthrow Moammar Gadhafi.

http://www.wnd.com/2017/01/step-by-step-how-hillary-obama-incubated-isis/

Statistik menunjukkan umat Kristen sebagai yang paling dianiaya diseluruh dunia

Sangat amat lumrah dan biasa terjadi jika seorang menjadi Kristen, dia akan dikucilkan oleh keluarganya, diusir oleh orang-tuanya atau bahkan oleh anak kandungnya sendiri.

Dan di beberapa negara dengan hukum syariah bahkan melegalkan dan menghalalkan untuk membunuh keluarganya hanya karena pindah agama.

Hanya kekristenan yang benar yang menjunjung tinggi karunia Tuhan yang memberikan kebebasan hati nurani untuk memutuskan sendiri memilih apakah memihak atau menolak kebenaran Tuhan dalam alkitab dan tetap mengasihi bahkan orang-orang yang memusuhi kebenaran.

http://www.breitbart.com/london/2016/12/28/christians-persecuted-religion-world-according-new-study/

Matius 5
10. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
11. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

A State Of Palestine Has Never Existed Anywhere In The Middle East Ever In World History

There has never been a nation known as Palestine ever in the history of the world. Nations have governments, armies, currencies, laws and everything else. Palestine is the mythical “ghost nation” created by modern-day Muslims in an attempt to try and undo and destroy the legitimate Jewish state of Israel that has existed for the last 3,500 years.
Leading up to Israel’s independence in 1948, it was common for the international press to label Jews, not Arabs, living in the mandate as Palestinians. It was not until years after Israeli independence that the Arabs living in the West Bank and Gaza Strip were called Palestinians.

http://www.nowtheendbegins.com/state-palestine-never-existed-anywhere-middle-east-ever-world-history/

TIDAK PERNAH ada dikenal negara dengan nama Palestina sepanjang sejarah dunia! Negara dengan pemerintahan, tentara, mata uang, hukum dan lainnya. Palestina adalah ‘negara hantu’ mistis yang diciptakan –sensored– untuk menghancurkan negara Yahudi Israel yang sudah ada selama 3500 tahun.
Menjelang kemerdekaan Israel 1948, kantor berita internasional biasa melabeli Yahudi, dan bukan Arab, yang tinggal di lokasi Palestina saat ini. Hanya bertahun-tahun setelah kemerdekaan Israel barulah Arab tinggal di Tepi Barat dan Jalur Gaza disebut sebagai Palestina.

Zakharia 2:
1. Aku melayangkan mataku dan melihat: tampak seorang yang memegang tali pengukur.
2. Lalu aku bertanya: “Ke manakah engkau ini pergi?” Maka ia menjawab aku: “Ke Yerusalem, untuk mengukurnya, untuk melihat berapa lebarnya dan panjangnya.”
3. Dan sementara malaikat yang berbicara dengan aku itu maju ke depan, majulah seorang malaikat lain mendekatinya,
4. yang diberi perintah: “Berlarilah, katakanlah kepada orang muda yang di sana itu, demikian: Yerusalem akan tetap tinggal seperti padang terbuka oleh karena banyaknya manusia dan hewan di dalamnya.
5. Dan Aku sendiri, demikianlah firman TUHAN, akan menjadi tembok berapi baginya di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya.”
6. Ayo, ayo, larilah dari Tanah Utara, demikianlah firman TUHAN; sebab ke arah keempat mata angin Aku telah menyerakkan kamu, demikianlah firman TUHAN.
7. Ayo, luputkanlah dirimu ke Sion, hai, penduduk Babel!
8. Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu–sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya–:
9. “Sesungguhnya Aku akan menggerakkan tangan-Ku terhadap mereka, dan mereka akan menjadi jarahan bagi orang-orang yang tadinya takluk kepada mereka. Maka kamu akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku.
10. Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan diam di tengah-tengahmu, demikianlah firman TUHAN;
11. dan banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada TUHAN pada waktu itu dan akan menjadi umat-Ku dan Aku akan diam di tengah-tengahmu.” Maka engkau akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu.
12. Dan TUHAN akan mengambil Yehuda sebagai milik-Nya di tanah yang kudus, dan Ia akan memilih Yerusalem pula.
13. Berdiam dirilah, hai segala makhluk, di hadapan TUHAN, sebab Ia telah bangkit dari tempat kediaman-Nya yang kudus.