Evolusi: Bahkan BUKAN sebuah teori

Banyak orang Kristen menyerang Evolusi mengatakan itu hanya sebuah teori.
Tanpa disadari, ini mendongkrak Evolusi ke tingkat yang tidak sepantasnya.

Sebuah teori bermula dari hipotesa yang adalah asumsi dalam mengamati sesuatu hal, sebuah tebakan yang didasarkan pada ilmu pengetahuan.
Untuk menguji asumsi ini, ilmuwan akan melakukan serangkaian tes pengujian percobaan untuk mengetahui apakah cocok atau berlawanan dengan hipotesa.

Kemudian sejalan dengan waktu, jika hipotesa bertahan dalam banyak hasil percobaan yang berbeda-beda, barulah hipotesa naik tingkat menjadi teori.
Pada intinya, jika hipotesa tidak bisa dibuktikan salah dengan banyak percobaan selama bertahun-tahun dan tidak ada hipotesa lain yang lebih tepat, maka kita dapat diyakinkan akurasi hipotesa tersebut.

Tetapi teori bukan tidak dapat disanggah. Teori dapat saja disanggah atau bahkan dibuang jika bisa dibuktikan salah.
Contoh bagaimana Louis Pasteur memberi sanggahan:
https://answersingenesis.org/origin-of-life/louis-pasteurs-views-on-creation-evolution-germs/

Kemudian jika teori dapat terus dibuktikan selalu benar, maka naik tingkat lagi menjadi hukum.
Misal: hukum thermodinamika, hukum entropi, hukum gravitasi, dsb.

Setidaknya ada 2 (dua) hal yang menahan Evolusi untuk naik tingkat menjadi teori.

Pertama,
TIDAK PERNAH ada percobaan yang bisa diamati (observable experiment) dalam hal Evolusi.
Ilmuwan bisa saja mengukur tulang, mempelajari mutasi, DNA, morfologi, dst. Tetapi TIDAK PERNAH dapat mengamati ataupun menguji terjadinya evolusi, baik pada masa lampau ataupun saat ini.

Kedua,
yang berhubungan juga, Evolusi tidak mungkin naik tingkat menjadi teori karena semua pengujian yang “katanya” mengkonfirmasi evolusi ternyata tidak ada hubungan/korelasi.
Artinya setiap pengujian bisa saja mengkonfirmasi beberapa hipotesa yang lain juga.

Sebuah teori membutuhkan percobaan yang langsung mengkonfirmasi satu hipotesa yang spesifik itu saja. Jika tidak, maka tidak ada legitimasi untuk menaikkan tingkatnya menjadi teori.

Evolusi sama sekali TIDAK ADA SATUPUN percobaan yang bisa diamati yang langsung mengkonfirmasinya sehingga Evolusi tidak mungkin bisa menjadi teori.

Evolusi adalah hasil imajinasi khayalan yang diciptakan karena alternatifnya adalah menerima fakta bahwa Tuhanlah yang menciptakan alam semesta dan segala isinya.

Sir Arthur Keith, seorang ilmuwan dan atheis terkemuka merangkum, “Evolusi tidak terbukti dan TIDAK BISA dibuktikan. Kami percaya hanya karena satu-satunya alternatif adalah karya penciptaan Tuhan dan itu tidak terpikirkan”

Ringkasan dari:
https://answersingenesis.org/theory-of-evolution/evolution-not-even-theory/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s