Anak PAUD Gaza didoktrin dan dilatih jihad sejak usia 5 tahun

The children in Gaza, who are no older than five-years-old, are seen carrying fake rifles, handguns and gas masks. The young children then take a child dressed in Orthodox Jewish clothing hostage, before pretending to kill an Israeli soldier during the performance at the Al-Hoda nursery.

http://www.nowtheendbegins.com/gaza-kindergarten-kids-age-5-trained-to-stage-mock-military-attack-and-hostage-taking-of-jews-in-jerusalem/

Anak-anak di Gaza yang berusia tidak lebih dari 5 tahun terlihat membawa senapan mainan, pistol dan topeng gas. Anak-anak kemudian membawa sandera anak lain berpakaian ortodoks Yahudi, lalu membunuh tentara Yahudi dalam pertunjukan TK/PAUD Al-Hoda.

Advertisements

Puji Tuhan Yesus Saja!

Bayangkan jika anda yang sudah menjadi orangtua, yang sudah menjaga memelihara mengasuh anakmu sejak lahir…

Bayangkan jika tiba-tiba anakmu mengatakan kepada orang lain: Terima kasih om/tante yang sudah menjaga memelihara mengasuh saya sejak lahir hingga sekarang!

Saya rasa tidak ada orang tua yang tidak hancur hatinya melihat anak sendiri tidak mengakui dirinya malahan berterima kasih kepada orang lain atas pemeliharaan sejak lahir.

Begitulah hancur hati Tuhan Yesus saat anda berterima kasih kepada allah-allah lain yang tidak berkuasa tidak memelihara apalagi menciptakan anda!

Matius 10:29. Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.

Bapa di Sorga yang berkuasa penuh, bahkan atas burung pipit murahan sekalipun ada didalam kuasa DIA!
Termasuk juga kita, ciptaanNYA adalah milikNYA yang dipeliharaNYA dalam kuasaNYA!

Matius 10:31. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

Tapi manusia malah berterima kasih kepada yang kotak dan yang botak dan tidak perduli kepada DIA yang telah datang menjadi manusia untuk menebus dosa manusia!

Yeremia 10:5. Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baikpun tidak dapat.”

Tuhan memakai segala macam cara untuk mengajar dan menghajar manusia supaya ingat kembali siapa sebenarnya penguasa alam semesta.

Wahyu 3:19. Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Keluaran 23:13. Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; nama allah lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu.”

Yesaya 48:5. maka Aku memberitahukannya kepadamu dari sejak dahulu; sebelum hal itu menjadi kenyataan, Aku mengabarkannya kepadamu, supaya jangan engkau berkata: Berhalaku yang melakukannya, patung pahatanku dan patung tuanganku yang memerintahkannya.

Seminar Alkitabiah: Mujizat atau Karunia Bermujizat?

Seminar Alkitabiah: Mukjizat atau Karunia Bermukjizat?

https://is.gd/seminar_alkitabiah

Banyak Orang mengaku Kristen tetapi tidak perduli atau tidak mau memahami mujizat dengan benar.
Apa yang alkitab ajarkan mengenai mujizat?
Apa perbedaan mujizat dengan karunia bermujizat?
Apakah Tuhan masih memberikan mujizat?
Apakah Tuhan masih memberikan karunia bermujizat?
Siapa saja yang Tuhan berikan karunia bermujizat?
Apakah kegunaan Tuhan berikan karunia bermujizat untuk orang tersebut?
Apakah perbedaan mujizat dari Tuhan dan dari Iblis?
Bagaimana supaya jangan tertipu oleh mujizat yang dilakukan Iblis atas nama Yesus?

China Bans Bible! Pemerintah Cina melarang penjualan Alkitab!

The Chinese government removed Bibles from online stores after announcing it is working on re-interpreting and translating the Bible so it conform to “Chinese-style Christianity.”

The Chinese government announced the impending “Chinese-style” reinterpretation of the Christian scriptures via an official document, “Principle for Promoting the Chinese Christianity in China for the Next Five Years (2018-2022),” released in Nanjing on March 28, according to ABC. Soon thereafter, online shoppers in China noticed Bibles were no longer available for online purchase in the country — neither digital nor print.

http://dailycaller.com/2018/04/04/china-online-bible-sales-christianity/

Pemerintah Cina menghapuskan Alkitab dari semua toko daring setelah mengumumkan akan melakukan penerjemahan ulang Alkitab supaya sesuai dengan “Kekristenan gaya China.”

Pemerintah Cina mengumumkan akan melakukan penerjemahan ulang Alkitab melalui dokumen resmi, “Prinsip mempromosikan Kekristenan Cina untuk lima tahun (2018-2022),” diumumkan di Nanjing pada tanggal 28 Maret, menurut ABC. Segera sesudahnya, toko daring di Cina tidak lagi menyediakan penjualan Alkitab di Cina – baik bentuk digital maupun cetak.

Another imam in U.S. calls for killing Jews

A third Muslim imam in the United States has been recorded citing an Islamic text that prophesies the killing of Jews by Muslims.

As with the other two imams, Abdullah Khadra, speaking at a mosque Dec. 8 in the Raleigh, North Carolina, area, was responding to President Trump’s Dec. 6 recognition of Jerusalem as Israel’s capital.

The video was obtained by the Middle East Media Research Institute, MEMRI.

Citing a familiar hadith, a collection of the sayings of Muhammad, Khadra said Islam’s prophet “gave us the glad tidings that at the End of Time, we will fight those Jews until the rocks and the trees will speak: ‘Oh Muslim, this is a Jew behind me.’

Khadra asserted that the Israeli cities of Haifa, Acre and Jaffa are “Muslim land.”

“May Allah destroy everyone who wants evil for Islam and Muslims,” he prayed.”
http://www.wnd.com/2018/01/another-u-s-religious-leader-kill-the-jews/

Imam ketiga di Amerika yang terekam (entah berapa yang tidak terekam?) mengutip teks islamiah yang menubuatkan pembunuhan Yahudi oleh Muslim.

Seperti kedua imam lainnya, Abdullah Khadra, berbicara di mesjid pada tanggal 8 Desember di Raleigh, Carolina Utara, sebagai jawaban atas pengakuan Presiden Amerika Trump atas Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Video didapatkan dari memri.org

Mengutip hadits yang terkenal, kumpulan kutipan dari Muhammad, Khadra mengatakan nabi islam “memberikan kita kabar gembira pada akhir zaman, kita akan menyerang bangsa Yahudi itu hingga batu-batu dan pohon-pohon akan berbicara: ‘Oh Muslim, ini ada seorang Yahudi (bersembunyi) dibelakangku’.”

Khadra menegaskan bahwa kota-kota Haifa, Acre dan Jaffa di Israel adalah tanah Muslim.

“Semoga Alloh menghancurkan semua yang menginginkan kejahatan atas islam dan muslim” doanya.

Catatan:
Bandingkan pengajaran Yesus Tuhan Semesta Alam: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”
dan contoh teladan sempurna yang Dia berikan setelah ditangkap, diejek, dianiaya, disiksa:

Luk 23:34a. Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Bandingkan juga kabar gembira yang disampaikan pertama kepada Adam, Injil Damai Sejahtera dan Hidup Kekal didalam Yesus Kristus
yesustuhan.wordpress.com/tag/keselamatan
is.gd/selamat

Sejarah India, dari negara Islam menjadi negara adidaya

In 1398, an heir of Genghis Khan was Timur, or Tamerlane, called the “Sword of Islam.” He conquered into India, killing an estimate 17 million. Tamerlane’s autobiographical memoir, “Malfuzat-i-Timuri,” composed in the Chaghatai Mongol language and translated into Persian by Abu Talib Husaini, stated: “About this time there arose in my heart the desire to lead an expedition against the infidels, and to become a ghazi, for it had reached my ears that the slayer of infidels is a ghazi, and if he is slain he becomes a martyr. It was on this account that I formed this resolution, but I was undetermined in my mind whether I should direct my expedition against the infidels of China or against the infidels and polytheists of India. …”

Read more at http://www.wnd.com/2017/12/india-from-brutal-muslim-butchery-to-global-superpower/

Tahun 1398, pewaris Gengis Khan adalah Timur, atau Tamerlane, yang disebut juga “Pedang Islam.” Dia menjajah hingga India dan membunuh sekitar 17 JUTA. Otobiografi Tamerlan, “Malfuzat-i-Timuri,” ditulis dalam bahasa Chaghatai Mongol dan diterjemahkan kedalam bahasa Persia oleh Abu Talib Husaini, mencatat: “Sekitar waktu ini timbul dalam hatiku keinginan untuk memimpin ekspedisi melawan kafir dan menjadi ghazi, karena telah saya dengar bahwa seorang ghazi adalah pembantai kafir, dan jika dia terbunuh dia menjadi martir. Karena ini saya membuat keputusan ini, tetapi saya tidak bisa menetapkan pikiran apakah saya harus mengarahkan ekspedisi melawan kafir China atau kafir dan politeis India.”