Hampir 40.000 imigran muslim dideportasi

Hampir empat puluh ribu imigran muslim dari Pakistan sudah dideportasi sejak Oktober 2016, oleh Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia karena masalah keamanan negara, termasuk masalah obat-obatan terlarang, penipuan, pencurian, bahkan keterkaitan dengan group extremist seperti ISIS.

Hal yang hampir sama dilakukan Presiden baru Amerika Donald Trump malah menimbulkan keributan besar dari hampir semua negara muslim di seluruh dunia.

 

http://www.wnd.com/2017/02/tens-of-thousands-of-muslims-deported-from-saudi-arabia/

Anak-anak ISIS dilatih memenggal kepala

A small child is shown in a video posted online singing a song about ISIS and sawing off the head of a doll.

The video was captured from the Internet by the Middle East Media Research Institute, which monitors and analyzes media throughout the region.

Waving a long blade, the child, who is covered by Islamic garb for women, sings: “State of Islam, attack and defeat the religion of heresy and the gang of the military. Instill terror, exterminate the leftover remnants (of the army), and slaughter.”

Seorang anak dalam video menyanyikan lagu ISIS dan menggergaji kepala boneka.

Video tersebut diambil oleh Institut Riset Media Timur Tengah yang memonitor dan menganalisa media di wilayah Timur Tengah.

Menggunakan pisau panjang, anak yang memakai jilbab tersebut menyanyikan: “Negara Islam, serang dan kalahkan agama sesat dan geng militer. Sebarkan teror dan musnahkan dan bantai sisa militer.”

http://www.wnd.com/2016/08/video-isis-girl-saws-off-head-of-doll/

Paus mengakui Islam tidak lebih kejam daripada Katolik

“If I speak of Islamic violence, I have to speak of Catholic violence. Not all Muslims are violent.”

Paus Francis mengatakan: Jika saya membicarakan kekejaman Islam, saya harus membicarakan kekejaman Katholik. Tidak semua Muslim kejam.

INFALLIBLE TRUTH: Pope Francis Says That Islam Is No More Violent Than Roman Catholicism

Barangkali Paus sedang mengingat kekejaman Romawi antara tahun 33M hingga tahun 325M yang dengan kejam membantai orang-orang Kristen. Atau seribu tahun pembantaian pada masa kegelapan sejak tahun 476M. Atau masa Inkuisisi dimana Katolik membantai jutaan umat Kristen karena menolak menyembah kepada patung-patung pagan Katolik.

Peristiwa manapun yang terlintas dalam pikirannya, untuk kali ini pengakuan Paus ini lumayan agak tepat.

Tetapi satu hal yang tidak sanggup dibedakan oleh Paus dan juga oleh manusia duniawi adalah perbedaan antara pribadi dan pengajaran.

Secara pribadi, orang per orang, banyak orang baik dan jahat yang beragama katolik ataupun islam ataupun semua agama lainnya.

Tetapi, secara pengajaran, hanya alkitab saja satu-satunya yang mengajarkan kebenaran dan moral tertinggi: mengasihi dan mendoakan musuh, berbuat kepada orang lain apa yang kita ingin orang lain perbuat bagi kita, monogami, dst.

Dan kekejaman katolik sendiri adalah akibat tidak mau mentaati pengajaran alkitab.

Banyak kitab lain mengajarkan sedikit kebaikan, tetapi tidak ada kitab yang mengajar monogami ataupun mendekati moral tertinggi yang diajarkan alkitab.
Kitab lain bahkan mengajarkan untuk membunuh dan memenggal orang-orang yang tidak sepaham, kapanpun dan dimanapun.

Jika saja semua orang mentaati pengajaran moral alkitab, tentu saja tidak akan ada pembunuhan ataupun peperangan atau bahkan melukai sesama manusia.

Dan kita belum membahas pengajaran penyembahan Tuhan yang benar…

Sebagian Wilayah Prancis dan Brussel Berbahaya Tanpa Penegakan Hukum

“Very difficult in the centre of Brussels for women at night to walk alone, particularly if they are blonde-haired.

“They get repeatedly stopped and pestered and something has gone badly wrong.”

Molenbeek, a Brussels suburb which has been linked to several terrorists and terror plots, has been identified as an area of concern for Belgian authorities and labelled Europe’s “jihadi capital”.

http://www.express.co.uk/news/world/690453/nigel-farage-france-brussels-women

Sangat sulit bagi wanita berjalan sendiri pada malam hari di tengah Brussel, terutama jika mereka berambut pirang.
Mereka terus diberhentikan dan diganggu dan sesuatu telah menjadi sangat kacau.
Molenbeek, pinggiran kota Brussel telah dikaitkan dengan beberapa teroris dan rancangan teror, diidentifikasikan sebagai perhatian bagi otoritas Belgia dan dilabel sebagai ‘ibukota jihad’ Eropa.

Paus Francis merayakan Islamisasi Eropa

The Pope has hailed the election of Sadiq Khan as “Muslim” mayor of London, claimed mass Muslim migration is “necessary” for Europe, and blamed Paris and Brussels for the attacks on European soil

EDITOR’S NOTE: Pope Francis says that Europe should become more like Lebanon, citing the relationship between Christians and Muslims there. What he failed to mention was that after an influx of Muslim migrants in the 1970’s, tens of thousands of Lebanese Christian were ethnically cleansed and driven out of the country.

Paus Francis mengatakan Eropa seharusnya menjadi seperti Lebanon, memperhatikan hubungan Kristen dan Muslim disana. Tetapi dia tidak menyinggung bahwa setelah gelombang imigrasi Muslim ke Lebanon pada tahun 1970an, puluhan ribu Kristen Lebanon secara etnis dibersihkan dan diusir dari Lebanon.

Pope Francis Celebrates The Islamization Of Europe, Says Muslim Migration ‘Necessary’

Empat kelompok teroris terlibat dalam 66% teror di 2013

Four Sunni groups were responsible for 66 percent of all terror fatalities in 2013. In order of deadliness, they were the Taliban in Afghanistan and its Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) affiliate in neighboring Pakistan; al-Qaeda and its various affiliates; ISIS and its al-Qaeda in Iraq (AQI) precursor; and Boko Haram in Nigeria.

 

Empat kelompok teroris sunni bertanggung jawab atas 66% dari semua aksi teror di tahun 2013. Dalam urutan jumlah kematian adalah Taliban di Afganistan dan tetangganya Tehrik-e-Taliban Pakistan di Pakistan, al-Qaeda dan antek-anteknya, ISIS dan al-Qaeda Irak dan Boko Haram di Nigeria

https://archive.is/7Usv5