PBB dan Bank Dunia bekerjasama *menandai* penduduk di seluruh penjuru dunia

Identification for Development (ID4D)

Jika anda percaya dan mempelajari alkitab, anda sudah tau dengan pasti bahwa ini akan terjadi, cepat atau lambat.
Dalam Agenda 2030, PBB dan Bank Dunia bekerjasama untuk memberikan *tanda* kepada semua penduduk seluruh penjuru dunia untuk bisa segera diidentifikasi dengan tepat.
Ini mungkin akan dimulai oleh UNHCR dengan menandai semua pengungsi dan imigran gelap.

Tentu saja semuanya itu dilakukan dengan tujuan yang “baik” untuk keamanan dan kesejahteraan dunia.

Tetapi Tuhan dengan sangat tegas memperingatkan manusia untuk tidak boleh menerima tanda itu pada tubuhnya.

http://www.wnd.com/2017/03/stunner-u-n-plan-to-mark-world-population/
https://twitter.com/search?q=id4d&src=typd
http://theeconomiccollapseblog.com/archives/moving-toward-a-one-world-government-a-one-world-economy-and-a-one-world-religion

Wahyu 13
16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
17. dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

Anda menerima tanda kebinasaan itu atau tidak menerimanya.
TIDAK ADA PIHAK NETRAL.

Wahyu 14
9. Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: “Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,
10. maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.
11. Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.”
12. Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.

Wahyu 16
1. Dan aku mendengar suara yang nyaring dari dalam Bait Suci berkata kepada ketujuh malaikat itu: “Pergilah dan tumpahkanlah ketujuh cawan murka Allah itu ke atas bumi.”
2. Maka pergilah malaikat yang pertama dan ia menumpahkan cawannya ke atas bumi; maka timbullah bisul yang jahat dan yang berbahaya pada semua orang yang memakai tanda dari binatang itu dan yang menyembah patungnya.
3. Dan malaikat yang kedua menumpahkan cawannya ke atas laut; maka airnya menjadi darah, seperti darah orang mati dan matilah segala yang bernyawa, yang hidup di dalam laut.
4. Dan malaikat yang ketiga menumpahkan cawannya atas sungai-sungai dan mata-mata air, dan semuanya menjadi darah.
5. Dan aku mendengar malaikat yang berkuasa atas air itu berkata: “Adil Engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang telah menjatuhkan hukuman ini.
6. Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka!”
7. Dan aku mendengar mezbah itu berkata: “Ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, benar dan adil segala penghakiman-Mu.”
8. Dan malaikat yang keempat menumpahkan cawannya ke atas matahari, dan kepadanya diberi kuasa untuk menghanguskan manusia dengan api.
9. Dan manusia dihanguskan oleh panas api yang dahsyat, dan mereka menghujat nama Allah yang berkuasa atas malapetaka-malapetaka itu dan mereka tidak bertobat untuk memuliakan Dia.
10. Dan malaikat yang kelima menumpahkan cawannya ke atas takhta binatang itu dan kerajaannya menjadi gelap, dan mereka menggigit lidah mereka karena kesakitan,
11. dan mereka menghujat Allah yang di sorga karena kesakitan dan karena bisul mereka, tetapi mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka.

Soft Separatism: Separasi Loyo.

Alasan lain mengapa saya percaya bahwa rata-rata Gereja Baptis Fundamental akan mengarah ke jalan ‘emerging‘ (red. yaitu gereja liberal yang mengabaikan batas doktrin teologi) dalam kurun 10-20 tahun adalah karena kecenderungan soft separatism (red. separasi loyo yang tidak sanggup bertahan dalam kebenaran).

Soft-separatism adalah separasi yang tidak sanggup melindungi umat Tuhan dari bahaya rohani. Hal ini ditandakan dengan pengakuan separasi tetapi melakukan tindakan yang menyebabkan separasi tidak efektif, misalnya dengan berfokus kepada kebenaran positif dan menghindari negativisme dan kritik, menghindari berurusan dengan hal pribadi dan menolak untuk menjauhkan diri dari orang-orang yang bertentangan jalan untuk membuang ragi kompromi dari kehidupan pribadi, keluarga dan jemaat dan bermain-main dengan bahaya seperti penulis/pengarang buku yang kompromis.

Soft-separatism lebih memperdulikan bahaya ‘fragmentasi’ (terpisah) dan lebih menginginkan persatuan dan kebersamaan dengan saudara-saudara daripada berdiri teguh dalam kebenaran jika itu menyebabkan perpecahan.

Selain itu seringkali orang tidak terlalu mengerti apakah obyek separasi dan sering terkecoh jika kita separasi kita jadi hidup sendiri dan tidak bisa / tidak boleh bergaul dengan orang lain, lalu bagaimana menginjil?

Untuk itu perlu sangat amat mengerti subyek dan obyek separasi.
subyek separasi adalah masing-masing pribadi dan juga secara jemaat.
obyek separasi adalah moral, dosa dan kesesatan doktrin

moral dan dosa: setiap jemaat – baik secara pribadi maupun secara jemaat – harus terpisah dari segala tindakan tidak bermoral dan segala perilaku dosa
doktrin: baik secara pribadi maupun secara jemaat harus terpisah dari kesesatan doktrinal

salah satu penyebab banyak diterapkan soft-separatism adalah kesulitan mengidentifikasi subyek dan obyek separasi.

Sumber:
http://www.wayoflife.org/reports/soft_separatism.html
http://yesustuhan.wordpress.com/tag/separasi

Statistik menunjukkan umat Kristen sebagai yang paling dianiaya diseluruh dunia

Sangat amat lumrah dan biasa terjadi jika seorang menjadi Kristen, dia akan dikucilkan oleh keluarganya, diusir oleh orang-tuanya atau bahkan oleh anak kandungnya sendiri.

Dan di beberapa negara dengan hukum syariah bahkan melegalkan dan menghalalkan untuk membunuh keluarganya hanya karena pindah agama.

Hanya kekristenan yang benar yang menjunjung tinggi karunia Tuhan yang memberikan kebebasan hati nurani untuk memutuskan sendiri memilih apakah memihak atau menolak kebenaran Tuhan dalam alkitab dan tetap mengasihi bahkan orang-orang yang memusuhi kebenaran.

http://www.breitbart.com/london/2016/12/28/christians-persecuted-religion-world-according-new-study/

Matius 5
10. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
11. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Bahaya tidak mengajarkan persepuluhan alkitabiah

Seringkali gembala kurang berani mengajarkan ataupun mengkotbahkan persepuluhan, mungkin karena takut di-cap ‘mata duitan’ atau takut jemaat ‘kabur’ atau hal-hal lain semacam ini.

Tetapi sebaliknya, hal-hal yang ditakutkan tsb justru bisa terjadi karena jemaat tidak mengerti dan tidak diajarkan persepuluhan alkitabiah dengan benar.

Bahkan ada gembala yang lebih ekstrim sama sekali tidak mau mengajarkan persepuluhan dan bahkan memilih tidak menerapkan persepuluhan. Tetapi tanpa disadari hal ini (tidak menerapkan persepuluhan alkitabiah) adalah bumerang yang membahayakan pelayanan sang gembala itu sendiri.

Gembala yang tidak mau mentaati alkitab dan tidak menerapkan persepuluhan justru mencobai diri sendiri dengan resiko besar hatinya akan menjauh dari Tuhan.
Karena Tuhan sudah memperingatkan!

Ulangan 17:17. Juga janganlah ia mempunyai banyak isteri, supaya hatinya jangan menyimpang; emas dan perakpun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak.

Matius 6:21. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Jika tidak menerapkan persepuluhan alkitabiah justru akan menyebabkan si gembala menumpuk lebih banyak harta di dunia dengan resiko besar menyimpangkan hatinya dari Tuhan.

Seminar: Kedaulatan Allah dan Tanggung Jawab Manusia

  • Apakah keselamatan manusia tergantung pada pemilihan Allah saja?
  • Apakah Allah memilih manusia secara acak?
  • Apakah tidak ada tanggung jawab manusia dalam keselamatan?
  • Apakah manusia diselamatkan hanya oleh iman saja?
  • Apakah tidak ada perbuatan manusia yang membuatnya diselamatkan?
  • Apakah iman termasuk perbuatan?
  • Apakah menjaga tetap iman termasuk perbuatan?

Datang dan periksalah apakah pengajaran sesuai dengan alkitab?
Seminar: Kedaulatan Allah & Tanggung Jawab Manusia dalam Keselamatan

  • Rabu, 17 Agustus, di Jakarta, auditoriium GITS
  • Kontak untuk registrasi: 021-6471-4156 / 0816-1402354 /0897-972-8557
  • Jl. Danau Agung 2, No. 5-7, Sunter| Jakarta 14350, INDONESIA
  • Klik untuk peta: https://goo.gl/maps/uKUxj

 

Seminar Kedaulatan Allah

Apakah Trinitas / Tritunggal berasal dari agama pagan (penyembahan berhala) ??

Mengenali Allah yang Benar dan Hidup yang Kekal!

Hosea 4:6. Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.

Yohanes 17:3. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

1Yohanes 5:20. Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.