Vatican Exorcist Warns Illuminati Satanist Giving Catholic Cursed Rosary

The really sad part of this story is that Catholics are concerned their rosary beads might be “cursed” by ‘Illuminati Satanists’. I’ve got news for you, all rosary beads, from whatever the source, are already cursed because of the pagan nature of the beads. Rosary beads do not come from the Bible, rather their origin is found in Buddhism and pagan Rome. The best thing a Catholic can do is chuck those nasty beads into the trash where they belong, repent of being a pagan, and get saved according to 1 Corinthians 15:1-4 (KJV)

http://www.nowtheendbegins.com/vatican-exorcist-warns-illuminati-satanists-giving-catholic-filipinos-cursed-rosaries/

Hal yang paling menyedihkan dari kisah ini adalah bahwa umat Katolik khawatir kalung rosario mereka dikutuk oleh Illuminati. Saya punya berita untukmu, semua kalung rosario, darimanapun sumbernya, sudah terkutuk karena bersumber dari kalung pagan (penyembah berhala). Kalung rosario tidak berasal dari Alkitab, tetapi asalnya bisa ditemukan dari Budhisme dan Pagan Roma. Hal terbaik yang bisa dilakukan seorang katholik adalah membuang semua kalung busuk itu ke tempat asalnya, kedalam tong sampah, bertobat dari penyembahan berhala dan diselamatkan sesuai 1 Korintus 15:1-4.

The Rosary and the Worship of the Sacred Heart https://philologos.org/__eb-ttb/sect54.htm

Advertisements

Worshipper at Pagan Burning Man Festival Throwing Himself Into The Flames

Approximately 70,000 people from all over the world have gathered for the annual Burning Man festival, which is taking place in the Black Rock Desert. But crowds were horrified when one reveler made a beeline for the giant wooden effigy and was engulfed by the flames. He had to dodge a number of rangers and law enforcement personnel in order to reach the fire, which stretches approximately 50 feet into the air.

http://www.nowtheendbegins.com/worshiper-pagan-burning-man-festival-stuns-crowd-throwing-flames/

Sekitar 70 ribu orang dari seluruh dunia berkumpul dalam Festival Burning Man (manusisa terbakar) tahunan yang diadakan di padang gurun Black Rock. Massa ketakutan ketika seorang penyembah menerobos menuju patung raksasa dan diliputi oleh api. Dia harus menerobos melewati sejumlah penjaga dan polisi untuk bisa mencapai api yang menjulang sekitar 50 kaki tingginya.

Dua ratus orang lebih terluka saat 1,5 juta orang Filipina mengarak patung berhala di Manila

MANILA — Over 200 were injured on Monday as an estimated 1.5 million Filipinos sought to press up against a centuries-old statue of Christ that was marched through the streets of Manila as part of an annual Roman Catholic celebration called the Feast of the Black Nazarene. As previously reported, Catholics in the country, some holding rosaries,… […]

via Over 200 Injured as 1.5 Million Filipinos Throng ‘Healing’ Idol Marched Through Streets — 1 Way 2 Yahweh

Lebih dari 200 orang terluka pada hari senin saat 1,5 juta orang Filipina berusaha mendekati patung berhala yang diarak melalui jalan-jalan di Manila sebagai perayaan tahunan Roma Katolik yang disebut festival Black Nazarene. Banyak umat katolik sambil memegang rosario, spanduk dan/atau kain berusaha menyentuh berhala yang dipercaya dapat menyembuhkan atau memberi keberuntungan.

Persamaan mendasar agama duniawi

Apakah perbuatan baik dan amal dapat menyogok Tuhan?

“The underlying error… the belief that people can gain God’s favor by being good enough–is the central lie that dominates all false religion.” — John MacArthur

In pagan religions, worshipers are always trying to buy the gods’ favor, or, as it were, hire the gods as their employees, by promising to do this or that good work, or sacrificing this or that prize animal. And where does it get them?

In contrast to every  religion ever invented by man, Christianity teaches that we cannot hire God, we cannot buy His favor, there is no magic word or special kind of prayer that will compel Him to do our bidding.

Instead, His favor, His grace, our salvation, eternal life, forgiveness of sins–these are all free gifts, given by a sovereign God and paid for, paid for on the cross, by Jesus Christ the Son of God. God saves us; but when we reach for our wallets, we discover the bill has already been paid. By Jesus Christ.

At the root of it, Christianity is very simple. How simple? In Acts 16:30, during a crisis in which he was within an inch of taking his own life, the jailer in Philippi asks of Paul and Silas, temporarily his prisoners, “Sirs, what must I do to be saved?”

And they said, Believe on the Lord Jesus Christ, and thou shalt be saved, and thy house. (v.31)

And that’s the whole theology.

You couldn’t possibly do enough good works, sacrifice enough bulls or rams, donate enough money to the church, to earn, to deserve, eternal life. But God can give it to you. It’s as simple as that.

Kesalahan mendasar… bahwa manusia bisa mendapatkan kesukaan dari Tuhan dengan menjadi cukup baik – adalah pusat penipuan yang mendominasi semua agama palsu

Dalam agama pagan (semua yang sujud kepada benda ciptaan duniawi), penyembah selalu berusaha membayar untuk mendapat kesukaan dari Tuhan, atau membeli Tuhan untuk menjadi pekerja mereka, dengan menjanjikan untuk melakukan perbuatan baik ini dan itu, atau dengan korban binatang ini atau itu. Kemana itu membawa mereka?

Kontras dengan semua agama duniawi, Kristen dengan tegas mengajarkan kita tidak bisa menyogok Tuhan, membayar untuk menjadi kesukaan Tuhan, tidak ada mantera ajaib atau hapalan doa khusus supaya Dia melakukan keinginan kita.

Sebaliknya, kasihNya, rahmatNya, keselamatan kita, kehidupan kekal, pengampunan dosa, SEMUA adalah HADIAH, GRATIS diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa, dibayar lunas diatas kayu salib oleh Yesus Kristus Anak Allah. Tuhan menyelamatkan kita, bahkan ketika kita mengambil dompet, kita melihat bahwa tagihan (dosa) sudah dibayar lunas. Oleh Yesus Kristus.

http://barbwire.com/2016/03/11/pagans-and-christians/

Christmas tree, Saturnalia, Misletoe, etc.

____yulechristmas tree, pohon berhala

 

“…Evergreen trees were important fertility emblems for pre-Christian ceremonies marking the winter solstice. People from ancient societies believed that by decorating their homes and temples with evergreen plants, such as holly, ivy and mistletoe, they were helping to carry the diminished sun through a critical period. . . . Mistletoe was the most sacred plant of the Druids. . . . [It] was given great reverence . . . because it grows on the venerated oak. The custom of kissing under the mistletoe comes from the ancient idea that mistletoe is the oak’s genitals. And so it was believed that an embrace under its glistening berries was sure guarantee of a fruitful union. . . . The decoration of Christmas trees is a survival of pagan tree veneration. . . . For centuries before Christianity, holly was . . . used . . . for celebrating their midwinter Saturnalia…”

Dallas Morning News (December 6, 1986)

Papa Mama Kurang Fundamentalis

Barangkali, itu terbersit dalam pikiran anak kami minggu lalu saat adiknya sudah beberapa hari menginap di rumah saudara dan sudah mendekati hari minggu lagi.

Dia menegor ibunya dengan mengatakan “bagaimana kalau adik dibawa ke gereja mereka?”

Puji Tuhan, kami tidak ada yang memarahinya, misalnya mengatakan “kamu tidak pernah kasih makan adikmu…” ataupun memikirkan hadiah-hadiah yang sering dibagikan di gereja mereka atau “barangkali adikmu bisa menyenangkan hati nenekmu dan bisa bawa pulang ‘angpao’ yang banyak”.

Setelah dipikirkan memanglah logis kekhawatiran si kakak yang takut adiknya dibawa kepada berhala-berhala dunia ini. Karena itu kamipun menjadwalkan untuk menjemput si adik, dan walaupun cukup larut malam dan besok pagi-pagi harus bangun untuk kebaktian minggu, kami ngotot juga harus menunggu dan harus bisa membawa pulang si adik agar tidak terbujuk kepada berhala-berhala.

1Kor 12:2. Kamu tahu, bahwa pada waktu kamu masih belum mengenal Allah, kamu tanpa berpikir ditarik kepada berhala-berhala yang bisu.

1Timotius 5
1. Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan tegorlah dia sebagai bapa. Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu,
2. perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian.

Apakah anda masih sujud menghadap yang kotak atau kiblat kepada yang botak?