Bagaimana anda menyambut Sang Juruselamat Dunia!?

Bagaimana anda menyambut kedatangan Sang Juruselamat, bisa menjadi indikator kerohanian anda.

Jika cara anda menyambut Sang Juruselamat sama dengan cara dunia menyambut christmas, bisa ada 2 kemungkinan

  • Apakah dunia semakin rohani?
  • Atau barangkali anda sudah semakin duniawi!

 

Seluruh dunia menyambut christmas. Bahkan jika anda melewati dan melihat mal, hotel, bahkan diskotek, anda juga bisa melihat bagaimana mereka menyambut christmas dan berbagai macam aksesoris pohon-pohon dan atribut-atribut sinterklas dsb dst.

Apakah dirumahmu juga ada atribut-atribut christmas yang sama atau mungkin lebih hebat daripada di mal, hotel dan diskotek?

Apakah orang ‘kristen’ mengerti apa itu xmas? apa itu yule? sol invictus? solstice?

Apakah hubungannya perayaan-perayaan pagan itu dengan kedatangan Yesus Kristus?

Apakah sebenarnya yang dirayakan dunia?

Jika melihat segala atribut, pohon, sinterklas, jingle bells, dst dsb, jelas mereka tidak mengenal Yesus Kristus Sang Juruselamat dunia?

Apakah anda sudah mengenal Dia!?

Dia, Yesus Kristus Tuhan Semesta Alam terpaksa harus datang dengan satu tujuan untuk dikorbankan bagi dosamu! agar kita dibersihkan oleh darahNya Yang Maha Kudus untuk diangkat menjadi anak-anak Allah, menjadi ahli waris sorgawi.

https://is.gd/selamat

 

 

Yeremia 10
1. Dengarlah firman yang disampaikan TUHAN kepadamu, hai kaum Israel!
2. Beginilah firman TUHAN: “Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya.
3. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu?
4. Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang.
5. Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baikpun tidak dapat.
6. Tidak ada yang sama seperti Engkau, ya TUHAN! Engkau besar dan nama-Mu besar oleh keperkasaan.
7. Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, ya Raja bangsa-bangsa? Sungguh, kepada-Mulah seharusnya sikap yang demikian; sebab di antara semua orang bijaksana dari bangsa-bangsa dan di antara raja-raja mereka tidak ada yang sama seperti Engkau!
8. Berhala itu semuanya bodoh dan dungu; petunjuk dewa itu sia-sia, karena ia hanya kayu belaka. —
9. Perak kepingan dibawa dari Tarsis, dan emas dari Ufas; berhala itu buatan tukang dan buatan tangan pandai emas. Pakaiannya dari kain ungu tua dan kain ungu muda, semuanya buatan orang-orang ahli. —
10. Tetapi TUHAN adalah Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup dan Raja yang kekal. Bumi goncang karena murka-Nya, dan bangsa-bangsa tidak tahan akan geram-Nya.
11. Beginilah harus kamu katakan kepada mereka: “Para allah yang tidak menjadikan langit dan bumi akan lenyap dari bumi dan dari kolong langit ini.”

Advertisements

Son of Hamas: Palestinian Authority is the “greatest enemy of the Palestinian people.”

The son of a prominent Hamas leader shocked members of the U.N. Human Rights Council, including representatives of the Palestinian Authority, declaring in testimony that the PA is the “greatest enemy of the Palestinian people.”

Calling Hamas a “terrorist organization with a humanitarian face,” Yousef confirmed the Hamas charter calls for the obliteration of the Jews.

“I ask: Where does your legitimacy come from? The Palestinian people did not elect you, and they did not appoint you to represent them,” he said. “You are self-appointed.”

Yousef charged the PA is unaccountable to its people, as “evidenced by your total violation of their human rights.”

“In fact, the Palestinian individual and their human development is the least of your concerns,” he said.

“You kidnap Palestinian students from campus and torture them in your jails. You torture your political rivals. The suffering of the Palestinian people is the outcome of your selfish political interests. You are the greatest enemy of the Palestinian people.”

“If Israel did not exist, you would have no one to blame. Take responsibility for the outcome of your own actions,” he said.

“You fan the flames of conflict to maintain your abusive power.

“Finally, you use this platform to mislead the international community, and to mislead Palestinian society, to believe that Israel is responsible for the problems you create.”.

http://www.wnd.com/2017/09/son-of-hamas-rocks-u-n-with-defense-of-israel/

Mosab Hassan Yousef, anak dari salah satu pendiri Hamas memberikan kesaksian bahwa PA (Palestinian Authority) adalah musuh terbesar rakyat Palestina!
Dia juga menyebut Hamas sebagai teroris dengan topeng kemanusiaan.

 

Nabeel Qureshi meninggal dunia karena kanker

Siapa Nabeel Qureshi?

Sampai berjumpa dalam kekekalan!

Download expert contribution:

http://rzim.org/wp-content/uploads/2014/01/SAFJ-expert-contributions.pdf

NASA Senior Scientist Crushed Gore’s New Climate Change Book

Spencer, an award winning former NASA senior scientist for climate studies and a principal research scientist at the University of Alabama in Huntsville, said he wrote the point-by-point rebuttal in two weeks after Gore’s Aug. 4 wide release of the documentary “An Inconvenient Sequel.”

Spencer, who continues to work with NASA on the U.S. Science Team, also gave a disparaging critique of Gore’s new movie, claiming it is rife with propaganda.

“After viewing Gore’s most recent movie, ‘An Inconvenient Sequel: Truth to Power,’ and after reading the book version of the movie, I was more than a little astounded,” Spencer said on his blog, Global Warming. “The new movie and book are chock-full of bad science, bad policy and factual errors.”

The leading climatologist and author of three previously published books on climate change contends Gore’s new documentary is just as bogus as its 2006 predecessor.

http://www.wnd.com/2017/08/nasa-senior-scientist-crushes-gores-new-climate-change-book/

Spencer, seorang ilmuwan senior NASA pemenang penghargaan dalam studi iklim dan ilmuwan periset utama di Universitas Alabama di Huntsville, mengatakan dia menuliskan poin demi poin bantahan dalam dua minggu setelah Gore menerbitkan buku “An Inconvenient Sequel” pada 4 Agustus.

Spencer yang masih bekerja dengan NASA dalam Tim Sains Amerika, juga memberikan kritik bahwa film baru Gore penuh dengan propaganda, kesalahan sains, aturan dan fakta palsu.