Nehemia 13:14, 22, 29-31

Bagaimana Nehemia mentahirkan Bait Allah, menerapkan separasi dan mengejar kekudusan jemaat??

Bagaimana seharusnya jemaat PB mentahirkan diri dan menjaga kekudusan Tubuh Kristus??

Nehemia 13:14, 22, 29-31 (TB) Ya Allahku, ingatlah kepadaku karena hal itu dan janganlah hapuskan segala perbuatan bakti yang telah kulakukan terhadap rumah Allahku dan segala pelayanan di dalamnya!
Juga kusuruh orang-orang Lewi mentahirkan dirinya dan datang menjaga pintu-pintu gerbang untuk menguduskan hari Sabat. Ya Allahku, ingatlah kepadaku juga karena hal itu dan sayangilah aku menurut kasih setia-Mu yang besar!
Ya Allahku, ingatlah bagaimana mereka mencemarkan jabatan imam serta perjanjian mengenai para imam dan orang-orang Lewi.
Kutahirkan mereka dari segala sesuatu yang asing dan kutetapkan tugas-tugas untuk para imam dan orang-orang Lewi, masing-masing dalam bidang pekerjaannya,
pula kutetapkan suatu cara untuk menyediakan kayu api pada waktu-waktu tertentu dan untuk hasil-hasil yang pertama. Ya Allahku, ingatlah kepadaku, demi kesejahteraanku!

Gereja Kalimat Syahadat, Gereja Jaman Now?

Kecenderungan banyak gereja jaman now yang serba instan mempermudah orang menjadi “kristen” dengan cukup menghapal beberapa kalimat lalu siap dibaptis diterima menjadi anggota jemaat.

Untung Yohanes Baptis bukan orang yang mau-mau saja sembarang membaptis orang tanpa pertobatan.

Matius 3:7-8 (TB) Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

Mazmur 32:5, 11

Mazmur 32:5, 11 (TB) Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur!

Pelatih sepakbola zaman now

Klopp Tonton Ulang Debutnya Melatih Sampai Empat Kali dalam Semalam

https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-3933604/klopp-tonton-ulang-debutnya-melatih-sampai-empat-kali-dalam-semalam

Banyak pelatih sepakbola masa kini memanfaatkan teknologi dengan maksimal. Mereka membayar mahal teknologi untuk merekam jalannya pertandingan dari banyak sudut pandang yang tidak sanggup mereka lakukan sebelumnya.

Untuk apa??

Untuk mencari kesalahan!

!?!?

Lebih tepatnya, tujuan mencari kesalahan adalah supaya bisa segera diperbaiki.

Daripada musuh menemukan kesalahan, jauh lebih baik mencari kesalahan sendiri supaya bisa segera diperbaiki sebelum dimanfaatkan musuh.

https://sites.duke.edu/wcwp/2016/02/24/how-instant-replay-can-improve-soccer/

Yeremia 26:13 (TB) Oleh sebab itu, perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara TUHAN, Allahmu, sehingga TUHAN menyesal akan malapetaka yang diancamkan-Nya atas kamu.

Bug bounty: hadiah bagi pencari kesalahan.

Salah satu proses paling penting dalam perancangan program aplikasi yang semakin baik dan semakin sempurna adalah bug fixing, yaitu memperbaiki kesalahan program.

Dan, sebelum bisa memperbaiki kesalahan suatu program aplikasi, tentu harus diketahui terlebih dahulu apa dimana kesalahannya.

Banyak perusahaan software raksasa sekelas google microsoft hingga trivago facebook dst mempunyai program pemberian hadiah bagi mereka yang melaporkan kesalahan pada aplikasi mereka, supaya bisa diperbaiki.

Bahkan beberapa perusahaan menghabiskan dana puluhan hingga ratusan ribu dolar setiap tahun memberikan hadiah bagi mereka yang menemukan atau memperbaiki kesalahan pada software mereka.

https://en.wikipedia.org/wiki/Bug_bounty_program?wprov=sfla1

Mazmur 66:18-20

Mazmur 66:18-20 (TB) Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.
Sesungguhnya, Allah telah mendengar, Ia telah memperhatikan doa yang kuucapkan.
Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.