Holocaust: Pembantaian 6 juta Yahudi

WASHINGTON (JTA) — “Five million non-Jews died in the Holocaust.”
It’s a statement that shows up regularly in declarations about the Nazi era. It was implied in a Facebook post by the Israel Defense Forces’ spokesperson’s unit last week marking International Holocaust Remembrance Day. And it was asserted in an article shared by the Trump White House in defense of its controversial Holocaust statement the same day omitting references to the 6 million Jewish victims.

It is, however, a number without any scholarly basis.

“All Jews of the world had to be annihilated,” Bauer said. “That was the intent. There was never an idea in Nazi minds to murder all the Russians.”
The number 5 million also adheres to no known understanding of the number of non-Jews killed by the Nazis: While as many as 35 million people were killed overall because of Nazi aggression, the number of non-Jews who died in the concentration camps is no more than half a million, Bauer said.

http://www.timesofisrael.com/remember-the-11-million-why-an-inflated-victims-tally-irks-holocaust-historians/

Mazmur 83-1. Mazmur Asaf: suatu nyanyian. (83-2) Ya Allah, janganlah Engkau bungkam, janganlah berdiam diri dan janganlah berpangku tangan, ya Allah!
(83-3) Sebab sesungguhnya musuh-musuh-Mu ribut, orang-orang yang membenci Engkau meninggikan kepala.
(83-4) Mereka mengadakan permufakatan licik melawan umat-Mu, dan mereka berunding untuk melawan orang-orang yang Kaulindungi.
(83-5) Kata mereka: “Marilah kita lenyapkan mereka sebagai bangsa, sehingga nama Israel tidak diingat lagi!”
(83-6) Sungguh, mereka telah berunding dengan satu hati, mereka telah mengadakan perjanjian melawan Engkau:

“lima juta non yahudi mati dalam holocaust” adalah pernyataan yang sering dikemukakan mengenai masa Nazi. Hal ini tersirat dalam post di facebook oleh jurubicara Israel Defence Force minggu lalu menandai Hari Peringatan Holocaust Internasional. Hal ini ditegaskan lagi dalam artikel yang dibagikan Gedung Putih Trump dalam membela pernyataan kontroversial mengenai holocaust dengan menghilangkan rujukan kepada ENAM JUTA KORBAN ORANG YAHUDI.

Hal ini sama sekali tidak memiliki dasar ilmiah.

“Semua orang Yahudi di dunia harus dilenyapkan” kata Bauer. “Itulah maksud tujuannya. Tidak pernah ada ide dalam pikiran Nazi untuk membunuh semua orang Rusia”

Jumlah lima juta juga sama sekali tidak sesuai dengan jumlah non Yahudi yang dibunuh oleh Nazi: Sekitar 35 juta orang terbunuh secara keseluruhan oleh karena serangan Nazi, tetapi jumlah non Yahudi yang mati dalam kamp konsentrasi adalah kurang dari setengah juta orang, kata Bauer.

Tidak ada pihak yang netral!
Dimana pihakmu?
Dengan menolak memilih berpihak, maka anda sudah menentukan keberpihakan anda!

http://yesustuhan.wordpress.com/tag/keselamatan

Statistik menunjukkan umat Kristen sebagai yang paling dianiaya diseluruh dunia

Sangat amat lumrah dan biasa terjadi jika seorang menjadi Kristen, dia akan dikucilkan oleh keluarganya, diusir oleh orang-tuanya atau bahkan oleh anak kandungnya sendiri.

Dan di beberapa negara dengan hukum syariah bahkan melegalkan dan menghalalkan untuk membunuh keluarganya hanya karena pindah agama.

Hanya kekristenan yang benar yang menjunjung tinggi karunia Tuhan yang memberikan kebebasan hati nurani untuk memutuskan sendiri memilih apakah memihak atau menolak kebenaran Tuhan dalam alkitab dan tetap mengasihi bahkan orang-orang yang memusuhi kebenaran.

http://www.breitbart.com/london/2016/12/28/christians-persecuted-religion-world-according-new-study/

Matius 5
10. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
11. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Kristen di Meksiko dipenjara karena menolak menjadi Katolik

Mexican Christians Were Jailed For Refusing To Become Roman Catholics, and Pope Francis Remained Silent!

In a year (2016) which the Roman Catholic Pope is preaching mercy for all, he still remains silent regarding the Roman Catholic authorities persecution of Protestant Christians in Chiapas, Mexico! Pope Francis did absolutely nothing to help the Protestant Christians in Mexico who were jailed after they refused to bend their knee to the local Roman Catholic authorities in Chiapas, Mexico. Those Christians had ALL of their property and land taken away from them, and then they jailed simply because they refused to convert to Roman Catholicism. Pope Francis was riding around in his Pope-Mobile, while Christians were left with absolutely NOTHING in the same town of Chiapas, Mexico one of the places that the Pope visited on his trip. Not only that, but a Christianity Today Report said that an Evangelical church was burnt down, the night before the Pope arrived in Mexico! Does the Pope have a conscience? The Roman Catholic Pope has been known to talk about the persecution of Christians, but he said absolutely nothing, and he did absolutely nothing to help the Protestants in Chiapas, Mexico. Did somebody say that Christians should join in unity with the Roman Catholic church?

Sementara Paus Katholik mengkotbahkan kasih dan tentang penganiayaan terhadap orang Kristen, pada saat yang sama umat Katholik di Meksiko menganiaya umat Kristen dan bahkan menangkap dan memenjarakan mereka yang tidak mau tunduk kepada otoritas Roma Katolik.
Harta dan tanah orang-orang Kristen dirampas dan mereka dipenjarakan hanya karena tidak mau menjadi umat Katolik. Gereja Kristen bahkan dibakar tepat sehari sebelum kunjungan dari Paus Katolik.

Mexican Christians Were Jailed For Refusing To Become Roman Catholics, and Pope Francis Remained Silent!

Nike fires Manny Pacquiao for believing in bible

“It’s common sense,” the Christian athlete told TV5 in the the Philippines on Monday. “Do you see animals mating with the same sex? Animals are better because they can distinguish male from female. If men mate with men and women mate with women, they are worse than animals.”

Pacquiao, a congressman in the Philippines, used his official Twitter account on Tuesday to apologize for “hurting people,” but added, “I still stand on my belief that I’m against same-sex marriage because of what the Bible says.”

Manny Pacquiao, anggota kongres Filipina, 8 (delapan) kali juara dunia World Boxing Champion, dipecat karena mengimani kesakralan hubungan suami istri sesuai alkitab.

http://www.wnd.com/2016/02/nike-fires-legendary-boxer-for-following-bible/

Agama duniawi bicara tentang hal-hal duniawi

Apa beda kotbah Mario Teguh dengan kotbah motivator dengan kotbah biksu dengan kotbah pendeta?
Bisa disimpulkan, semua pengkotbah agama duniawi hanyanya mengkotbahkan humanisme, pragmatisme, hal-hal duniawi yang sia-sia. Kesehatan, kemakmuran, perdamaian semu.

Dunia menyebarkan berita bohong tentang persatuan, kesatuan, perdamaian yang fana dan semu tanpa memperdulikan kebenaran yang kekal. Ekumenisme, persatuan sebagai tujuan akhir dengan menghalalkan segala cara. Termasuk menginjak-injak kebenaran, membangun babel besar.

Persis seperti sudah dinubuatkan Tuhan yang Maha Benar dalam Alkitab, satu-satunya Firman Allah yang Benar.

2. Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
3. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
4. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

Kebenaran adalah musuh ekumenisme. Alkitab, satu-satunya kebenaran, diserang dengan segala cara, dengan terjemahan-terjemahan sesat. Orang-orang yang mempercayai alkitab di seluruh dunia adalah korban penganiayaan, pembantaian sepanjang sejarah manusia.

Penganiayaan dilakukan hitler, katolik (ibu wanita-wanita pelacur, wahyu 17), kalvin dan zwingli (anak-anak pelacur, wahyu 17), dan pejihad-pejihad. Jumlah korban orang percaya (hampir) menyamai (melampaui) korban perang dunia.

Mereka ingin hidup semau mereka. Mereka ingin mendengar khotbah, tetapi bukan khotbah yang benar. Mereka tidak ingin mendengar teguran atas dosa ataupun doktrin yang benar. Mereka mau mendengar “hal-hal yang manis” yang menghibur mereka tidak peduli bagaimana cara mereka hidup, dan yang tidak akan mengganggu rencana-rencana mereka. Mereka menginginkan allah, tetapi bukan “Yang Mahakudus Allah Israel.” Mereka lebih suka mendengar hal-hal yang “semu” daripada kebenaran.
http://graphe-ministry.org/articles/2015/06/katakanlah-kepada-kami-hal-hal-yang-manis/

5. Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.

4. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
5. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.”
6. Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.

The most persecuted religious group is …

He indicated that Christians and Christian communities are the most persecuted religious group on a global level, even in countries where they constitute a majority. Offending, insulting and attacking Christians became almost legitimate and if Christians protest against these offences, they are again accused of being opponents of free expression or of manifestation of rights of others

http://eclj.org/Releases/Read.aspx?GUID=2ba1c53a-f1ec-4cc7-971d-dfcfe248cc3c&s=eur