Arab Saudi memberi 10 ultimatum kepada Qatar

  1. Immediate severance of diplomatic relations with Iran,
  2. Expulsion of all members of the Palestinian resistance movement Hamas from Qatar,
  3. Freezing all bank accounts of Hamas members and refraining from any deal with them,
  4. Expulsion of all Muslim Brotherhood members from Qatar,
  5. Expulsion of anti-[P]GCC elements,
  6. Ending support for ‘terrorist organisations’,
  7. Stopping interference in Egyptian affairs,
  8. Ceasing the broadcast of the Al Jazeera news channel,
  9. Apologizing to all [Persian] Gulf governments for ‘abuses’ by Al Jazeera,
  10. Pledging that it (Qatar) will not carry out any actions that contradict the policies of the [P]GCC and adhering to its charter.

http://rightwingnews.com/middle-east/war-brewing-saudi-arabia-just-gave-24-hour-ultimatum/

Arab Saudi memberikan 10 ultimatum kepada Qatar, terutama untuk memutuskan hubungannya dengan organisasi teroris seperti Hamas, Muslim Brotherhood, dkk.

Akankah Indonesia bergabung dengan Arab Saudi melawan organisasi teroris?

Negara yang belum terserang terorisme: Polandia dan Hungaria

One Polish minister, Ryszard Czarnecki, went even further in his statements on migrants and terror. Czarnecki has said that the only way to protect Poland from terrorist attacks is by not allowing Muslim migrants into the country.

Foreign travel advice provided by the U.K. government recognizes that “there’s no recent history of terrorism in Poland.”

And other countries with similar migrant policies can report the same.

Hungarian Prime Minster Viktor Orban has called migrants “a poison” and believes that “every single migrant poses a public security and terror risk.”

Orban recently slammed the EU in a speech in Malta, warning that Europe’s “Christian identity” is threatened by runaway immigration.

“Migration turned out to be the Trojan horse of terrorism,” he said.

http://www.wnd.com/2017/06/no-refugees-no-terror-for-poland-hungary/

Baik Perdana Menteri Polandia maupun Perdana Menteri Hungaria — yang hingga saat ini belum ada serangan terorisme — sepakat bahwa kebijakan ketat mengenai imigran gelap adalah faktor utama dalam menjaga keamanan negara.

BBC: Tampar anak dan persekusi orang, perilaku FPI yang harus dilawan

“Ada 55 kejadian beragam, ada Afi di Banyuwangi, meski tak didatangi tapi diteror melalui telepon, WhatsApp, media sosial karena karena tak setuju dengan perilaku imam FPI Rizieq Shihab,” kata Yaqut.
Saat ditanya apakah langkah orang-orang yang memukul anak ini di luar kewenangan mereka, Habib Novel mengatakan, pihaknya “membantu penegak hukum.”

http://www.bbc.com/indonesia/trensosial-40121705

Pakistan 2015: Sedikitnya 1000 perempuan dipaksa pindah agama

The NGO South Asia Partnership-Pakistan (SAP-PK) reported in July 2015 that at least 1,000 Hindu girls are forcibly converted to Islam in Pakistan every year. Its report also defined “forced conversion” as involving the use of pressure, force, duress, or threats – either physical, emotional, or psychological – to make someone change their religion.

http://www.atimes.com/article/forced-conversions-given-seal-approval-pakistan/

LSM South Asia Partnership – Pakistan (SAP-PK) melaporkan pada Juli 2015 bahwa sedikitnya 1000 perempuan Hindu dipaksa menjadi islam di Pakistan setiap tahun. Laporan juga mendefinisikan ‘pemindahan agama paksa’ sebagai penggunaan tekanan, kekerasan ataupun ancaman – baik secara fisik, emosi ataupun psikologi – untuk membuat orang mengganti agamanya.

Medina was originally a Jewish settlement

The city of Medina, some 280 miles north of Mecca, had originally been settled by Jewish tribes from the north, especially the Banu Nadir and Banu Quraiza. The comparative richness of the town attracted an infiltration of pagan Arabs who came at first as clients of the Jews and ultimately succeeded in dominating them. Medina, or, as it was known before Islam, Yathrib, had no form of stable government at all. The town was tom by the feuds of the rival Arab tribes of Aus and Khazraj, with the Jews maintaining an uneasy balance of power. The latter, engaged mainly in agriculture and handicrafts, were economically and culturally superior to the Arabs, and were consequently disliked…. as soon as the Arabs had attained unity through the agency of Muhammad they attacked and ultimately eliminated the Jews.
— Arabs in History, p. 40. Bernard Lewis

http://thefederalistpapers.org/us/islam-refugees-muhammad-medina

Halaman Alkitab Tercetak pada besi bekas runtuhan WTC 911

alkitab tercetak pada besi

Firman Tuhan tidak terhancurkan. Sepanjang sejarah, ratusan diktator silih berganti melarang alkitab, membakar dan berusaha memusnahkan alkitab dan bahkan kepausan katolik menangkap dan membakar siapapun yang memiliki alkitab, bahkan john calvin dan zwingli membantai orang-orang yang ingin mentaati alkitab.

Tetapi Firman Tuhan tetap kekal selama-lamanya!

1Petrus 1:25. tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya.” Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

Gedung WTC runtuh dalam serangan jihad teroris pada 11 September 2001.

Dalam runtuhan gedung tersebut, ditemukan alkitab tercetak pada besi runtuhan gedung.

http://rightwingnews.com/christianity-2/page-bible-fused-steel-911-world-trade-center-look-verse/

Halaman yang tercetak tersebut berisi kotbah Yesus di bukit, berikut sedikit isi kotbah Tuhan:

Matius 5
37. Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.
38. Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.
39. Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
40. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
41. Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
42. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
44. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
45. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
46. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
47. Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
48. Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”