Son of Hamas: Palestinian Authority is the “greatest enemy of the Palestinian people.”

The son of a prominent Hamas leader shocked members of the U.N. Human Rights Council, including representatives of the Palestinian Authority, declaring in testimony that the PA is the “greatest enemy of the Palestinian people.”

Calling Hamas a “terrorist organization with a humanitarian face,” Yousef confirmed the Hamas charter calls for the obliteration of the Jews.

“I ask: Where does your legitimacy come from? The Palestinian people did not elect you, and they did not appoint you to represent them,” he said. “You are self-appointed.”

Yousef charged the PA is unaccountable to its people, as “evidenced by your total violation of their human rights.”

“In fact, the Palestinian individual and their human development is the least of your concerns,” he said.

“You kidnap Palestinian students from campus and torture them in your jails. You torture your political rivals. The suffering of the Palestinian people is the outcome of your selfish political interests. You are the greatest enemy of the Palestinian people.”

“If Israel did not exist, you would have no one to blame. Take responsibility for the outcome of your own actions,” he said.

“You fan the flames of conflict to maintain your abusive power.

“Finally, you use this platform to mislead the international community, and to mislead Palestinian society, to believe that Israel is responsible for the problems you create.”.

http://www.wnd.com/2017/09/son-of-hamas-rocks-u-n-with-defense-of-israel/

Mosab Hassan Yousef, anak dari salah satu pendiri Hamas memberikan kesaksian bahwa PA (Palestinian Authority) adalah musuh terbesar rakyat Palestina!
Dia juga menyebut Hamas sebagai teroris dengan topeng kemanusiaan.

 

A State Of Palestine Has Never Existed Anywhere In The Middle East Ever In World History

There has never been a nation known as Palestine ever in the history of the world. Nations have governments, armies, currencies, laws and everything else. Palestine is the mythical “ghost nation” created by modern-day Muslims in an attempt to try and undo and destroy the legitimate Jewish state of Israel that has existed for the last 3,500 years.
Leading up to Israel’s independence in 1948, it was common for the international press to label Jews, not Arabs, living in the mandate as Palestinians. It was not until years after Israeli independence that the Arabs living in the West Bank and Gaza Strip were called Palestinians.

http://www.nowtheendbegins.com/state-palestine-never-existed-anywhere-middle-east-ever-world-history/

TIDAK PERNAH ada dikenal negara dengan nama Palestina sepanjang sejarah dunia! Negara dengan pemerintahan, tentara, mata uang, hukum dan lainnya. Palestina adalah ‘negara hantu’ mistis yang diciptakan –sensored– untuk menghancurkan negara Yahudi Israel yang sudah ada selama 3500 tahun.
Menjelang kemerdekaan Israel 1948, kantor berita internasional biasa melabeli Yahudi, dan bukan Arab, yang tinggal di lokasi Palestina saat ini. Hanya bertahun-tahun setelah kemerdekaan Israel barulah Arab tinggal di Tepi Barat dan Jalur Gaza disebut sebagai Palestina.

Zakharia 2:
1. Aku melayangkan mataku dan melihat: tampak seorang yang memegang tali pengukur.
2. Lalu aku bertanya: “Ke manakah engkau ini pergi?” Maka ia menjawab aku: “Ke Yerusalem, untuk mengukurnya, untuk melihat berapa lebarnya dan panjangnya.”
3. Dan sementara malaikat yang berbicara dengan aku itu maju ke depan, majulah seorang malaikat lain mendekatinya,
4. yang diberi perintah: “Berlarilah, katakanlah kepada orang muda yang di sana itu, demikian: Yerusalem akan tetap tinggal seperti padang terbuka oleh karena banyaknya manusia dan hewan di dalamnya.
5. Dan Aku sendiri, demikianlah firman TUHAN, akan menjadi tembok berapi baginya di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya.”
6. Ayo, ayo, larilah dari Tanah Utara, demikianlah firman TUHAN; sebab ke arah keempat mata angin Aku telah menyerakkan kamu, demikianlah firman TUHAN.
7. Ayo, luputkanlah dirimu ke Sion, hai, penduduk Babel!
8. Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu–sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya–:
9. “Sesungguhnya Aku akan menggerakkan tangan-Ku terhadap mereka, dan mereka akan menjadi jarahan bagi orang-orang yang tadinya takluk kepada mereka. Maka kamu akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku.
10. Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan diam di tengah-tengahmu, demikianlah firman TUHAN;
11. dan banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada TUHAN pada waktu itu dan akan menjadi umat-Ku dan Aku akan diam di tengah-tengahmu.” Maka engkau akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu.
12. Dan TUHAN akan mengambil Yehuda sebagai milik-Nya di tanah yang kudus, dan Ia akan memilih Yerusalem pula.
13. Berdiam dirilah, hai segala makhluk, di hadapan TUHAN, sebab Ia telah bangkit dari tempat kediaman-Nya yang kudus.

The fact is that Palestine is Israel – the Jewish homeland.

Palestine flag 1939

http://pamelageller.com/2014/11/the-flag-of-palestine-before-1948.html/

From 1920-1948 a ( class ‘A’ Mandate) State of Palestine existed as per international law but it was, as all of its major institutions, Jewish. Until the 1960s, name “Palestine” resonated as something Jewish to European ears; the Muslims rejecting the name saying it didn’t belong. The 4,000 year old Jewish homeland or “Land of Israel” or the “Holy Land” were all synonymous!!

“And say unto them, Thus saith the Lord God; Behold, I will take the children of Israel from among the heathen, whither they be gone, and will gather them on every side, and bring them into their own land” Ezekiel 37:21 (KJV)